Minggu, 30 Mei 2010

Tiga dosa besar

53 حَدِيثُ أَبِي بَكْرَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : كُنَّا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ أَلَا أُنَبِّئُكُمْ بِأَكْبَرِ الْكَبَائِرِ ثَلَاثًا الْإِشْرَاكُ بِاللَّهِ وَعُقُوقُ الْوَالِدَيْنِ وَشَهَادَةُ الزُّورِ أَوْ قَوْلُ الزُّورِ وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مُتَّكِئًا فَجَلَسَ فَمَا زَالَ يُكَرِّرُهَا حَتَّى قُلْنَا لَيْتَهُ سَكَتَ (رواه البخارى)
Artinya:Diriwayatkan oleh Abu Bakrah r.a katanya: Ketika kami bersama Rasulullah s.a.w, baginda telah bersabda: Mahukah aku ceritakan kepada kamu sebesar-besar dosa besar؟ Ianya tiga perkara, 1.mensyirikkan Allah dengan sesuatu 2. menghardik kedua ibu bapa dan 3. bersaksi palsu atau kata-kata palsu.
Semasa Rasulullah bersabda, baginda sedang bersandar lalu duduk. Baginda terus mengulangi sabdanya sehingga kami berkata: Semoga baginda berhenti dari menyebut Hadis tersebut ( HR Bukhori )

1.mensyirikkan Allah
a - siapa yang berani  menyatakan benar menurut Allah dia harus mati ditangannya dikisahkan dalam Alqur'an  lihat QS 85 Al buruj :4-7
قُتِلَ أَصْحَابُ الأخْدُودِ (٤)النَّارِ ذَاتِ الْوَقُودِ (٥)إِذْ هُمْ عَلَيْهَا قُعُودٌ (٦)وَهُمْ عَلَى مَا يَفْعَلُونَ بِالْمُؤْمِنِينَ شُهُودٌ (٧)
4. Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit[1567],
5. Yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar,
6. Ketika mereka duduk di sekitarnya,
7. Sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman.

[1567] Yaitu pembesar-pembesar Najran di Yaman.


komentar : salah apa mereka sampai dibakar?  hanya orang yang  konsekwen dengan imannya tidak jibti dan thaghut  mereka harus mati di tangan orang yang dzalim ( mereka syahid dihadapan Allah swt )

   b - siapa yang tunduk siap jadi budaknya   maka hidupnya jadi leluasa , namun mengorbankan akal sehat, Agama bahkan  lebih takut kepada penguasa dari pada takut kepada Allah SWT dan RasulNya . (9:24) Maka penguasa itu namanya menjadi Thaghut

Jibti danThaghut berada dalam satu tempat  contoh :
di mesir  orang mengadalan maulid  SYAYID BADAWI  tiap tahun manusia berpuluh  ribu berkumpul laki laki dan perempuan kekubur beliau karena dipandang keramat,sehingga para mahasiswa yang  pingin lulus datang kekubur beliau. Maka kuburan itu disebut Thaghut  tetapi juga ada jibtinya   yaitu surban  beliau dipandang sangat membawa rizqi bagi yang memegang  dan yang menyentuhnya .pertanyaan yang mendasar bagaimana Ditanah air kita ? ada nggak hal semacam itu … ! lihat sendiri jibti dan thaghut yang diolah sedemikian rupa  Perkataan itu baru muncul ketika Rasul saw meninggal +  300 tahun setelah Rasulullah  meninggal Dunia, lalusebagian orang mendifinisikan “wali” lantas timbul sebuah Pertanyaan  Apakah Wali itu ? ..... Mari kita lihat QS (10 :62-63), (2:257),dan ( 18:110)
10 yunus 62-63
أَلا إِنَّ أَوْلِيَاءَ اللَّهِ لا خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلا هُمْ يَحْزَنُونَ (٦٢)الَّذِينَ آمَنُوا وَكَانُوا يَتَّقُونَ (٦٣)
62. Ingatlah, Sesungguhnya wali-wali Allah itu, tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati.
63. (yaitu) orang-orang yang beriman dan mereka selalu bertakwa.


Dalam Alqur’an Surat 4 : 51

أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ أُوتُوا نَصِيبًا مِنَ الْكِتَابِ يُؤْمِنُونَ بِالْجِبْتِ وَالطَّاغُوتِ وَيَقُولُونَ لِلَّذِينَ كَفَرُوا هَؤُلاءِ أَهْدَى مِنَ الَّذِينَ آمَنُوا سَبِيلا (٥١)

51. Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang diberi bahagian dari Al kitab? mereka percaya kepada jibt dan thaghut[309], dan mengatakan kepada orang-orang kafir (musyrik Mekah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya dari orang-orang yang beriman.

[309] Jibt dan Thaghut ialah syaitan dan apa saja yang disembah selain Allah s.w.t.

Arti Jibti dan Thaghut


I Jibti = Kesesatan                 
Taghut = Kesewenang wenangan
Sebagian Ulama’  mengartikan sihir
Setelah dikaji kedalam rumpun bahasa . Jibti adalah : segala kepercayaan yg tidak dapat diterima oleh akal  sehat.
Misalnya –     Tahayyul, dongeng dongeng , Khurofat
Contoh Jibti :
   1.    Terdengar burung elang berkelit tengah hari   -ada orang besar mati
      Ayam berkokok  katanya - janda hamil
   2.    Keris semar mesem -mempunyai khasiat kepangkatan
   3.    Mau kerja ketemu ular dijalan - akan ada sial
   4.    Ada burung dares -akan ada orang mau meninggal
   5.    Ada burung prenjak dirumah -akan ada tamu
   6.   Ada orang sakit agak parah - ditegur syaiton / kena saiton atau disihir orang  padahal  orang yang berman dan bertawakkal kepada Alloh jauh dari hal tersebut Lihat QS 16 : 99-100
7.Percaya benda tertentu mempunyai Roh  pada akhirnya diadakan penyembahan dengan saji sajian, percaya kol buntet bisa mendatangkan rizki  .maka   jika andaikan kita menegurnya   mereka memberi jawaban “ini semua hanya sebahgai syarat untuk mendekatkan diri kepada Allah “  hal ini    ditegaskan oleh Allah dalam QS (39  :3) tersebut diatas dan  lihat,(5:104),(31:21),(10:78)
8.Percaya dengan ramalan bintang  dengan – nasib seseorang  ( rezeki dan odoh )

Allah Berfirman  QS 39 :3مانعبدهم الا ليقربون الى الله زالفى 
                          
Artinya:kami tidak menyembah mereka melainkan  mereka supaya mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat dekatnya . begitu jawa ban mereka karena itu ,percaya dengan Rama lan bintang   itu semua nya adalah JIBTI
    Pertanyaan yang mendasar  siapa memberi kesehatan ?..... siapa yang membuat mati ?........ “kita semua  pasti akan menjawab yang membuat itu semua adalah  ALLAH swt    kemudian kalau kita kembalikan pada pertanyaan tersebut kenapa  Dares jadi sasaran anggapan !

2.Taghut : Kesewenang wenangan atau  melampaui batas
contoh zaman dulu Fir’aun
sekarang !
   A Ada Ulama’ Besar disegani  dipandang sebagai keramat , diikuti fatwanya “ suci “  seperti sabda Tuhan  , maka Ulama’ itu menjadi TAGHUT   bagi yang mengkeramatkan Setelah kematiannya  --- Kuburan di tinggi tinggikan , maka Ulama’ itu menjadi TAGHUT  ba’da kematiannya ( bagi yang mempercayainya )
B.Penguasa  --- berkuasa besar , karena takut murkanya  maka Orang menghambakan diri
Karena : - siapa yang berani  menyatakan benar  (mati )  Perhatikan  QS .85 : 4-8
                    Siapa yang tunduk -  siap jadi budak  ( tapi bebas leluasa )
                    siapa mengorbankan akal sehat  bahkan lebih takut kepadanya  dari pada takut kepada Allah      
                    swt. Maka penguasa itu menjadi “TAGHUT
 2.menghardik kedua ibu bapa 
 3.bersaksi palsu atau kata-kata palsu 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar